Video Of Day

ads

Selayang Pandang

Ulasan Tentang Daftar Nama Kupu-kupu dan Ngengat di Belitong 129 tahun silam

 

PETABELITUNG.COM - Pada tahun 1891 atau sekitar 129 tahun silam, Pieter Cornelius Tobias Snellen, seorang entomolog (ahli serangga) Belanda mencatat spesies-spesies serangga lepidoptera (kupu-kupu dan ngengat) yang terdapat di Pulau Belitung dan sekitarnya. Dalam catatannya yang berjudul “List of the LepidopterousInsects Collected by Mr. A. G. Vorderman in the Island of Billiton” itu , Snellen menerangkan bahwasanya serangga lepidoptera Belitung, jenisnya lebih dekat dengan spesies yang ada di Malaka, Sumatra, dan Kalimantan ketimbang di Jawa. 

Serangga lepidoptera di Belitung memang menjadi daya tarik tersendiri bagi para peneliti karena letak geografis Belitung yang berada di antara Kalimantan dan Sumatra. Catatan Snellen soal spesies serangga tersebut sejatinya merupakan saduran dari berbagai catatan serangga yang telah ada sebelumnya. Snellen menghimpunnya dari catatan Godman, dkk., (1878) yang memuat 12 spesies serangga lepidoptera  dan Vordermen (1888), 93 spesies serangga lepidoptera. Dengan demikian, jumlah spesies serangga lepidoptera Belitung yang dicatat oleh Snellen bertotal 106 spesies.

            Untuk tahap awalnya, akan dipaparkan terlebih dahulu 12 spesies serangga lepidoptera (kupu-kupu dan ngengat) Belitung dari Godman, dkk., (1878). Berikut 12 spesies lepidoptera-nya Godman yang dicatat oleh Snellen:

1.      Hestia Clara[1] subspesies dari Idea Leuconoe

2.      Euploea Menetriesii

3.      Euplea Thoosa

4.      Zeuxidia Horsfieldii

5.      Charaxes Schhreiberi

6.      Callidryas Catilla

7.      Papilio Antiphates

8.      Papilio Eurypyus

9.      Casyapa Thrax

10.  Hypsa Silvandra

11.  Antheraea Billitonensis

12.  Hypoyra Feniseca

Demikian artikerl tentang Ulasan Tentang Daftar Nama Kupu-kupu dan Ngengat di Belitong 129 tahun silam. Semoga bermanfaat.(*)

                [1]Nama serangga lepidoptera di sini menggunakan ejaan  asli pada catatan Snellen


Penulis: Dony Agustio Wijaya

Editor : Wahyu Kurniawan

Sumber: petabelitung.com